Wednesday, 23 Jun 2021
  • Selamat Datang di Website Official - Pondok Pesantren Al-Mubarok

Ponpes Al-Mubarok Serang Luncurkan Buku Karya Siswa dan Alumni

KOTA SERANG, biem.co – Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mubarok Serang me-launching buku ‘Kalam Pemimpi’, karya perdana siswa Kelas Menulis, Sabtu (29/2/2020). Bertajuk ‘Satu Pena Sejuta Karya’, acara ini juga dibarengi dengan peluncuran dan bedah buku karya sejumlah alumni.

Alhamdulillah, hari ini dibedah bukunya sekaligus launching bersama buku-buku karya alumni,” terang Pimpinan Ponpes Al-Mubarok Syaiful Umam, saat ditemui usai acara.

Syaiful mengatakan, meski para santri memiliki kegiatan padat selama hampir 24 jam, ia bersyukur para santri tetap dapat membuahkan hasil karya yang bisa dipersembahkan untuk pesantren. Untuk itu, pihaknya mengaku akan terus mendukung kegiatan-kegiatian serupa, baik secara moril maupun materil.

“Jangan merasa puas untuk karya yang saat ini, terus berkarya, berkarya, dan berkarya. Untuk santri-santri yang lain, jadikan ini momen loncatan sebagai pembelajaran agar meningkat literasinya, meningkat minat bacanya, dan meningkat juga menulisnya,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Pengasuh Ponpes Al-Mubarok Serang, KH. Mahmudi. Ia turut memberikan apresiasi kepada siswa dan alumni yang telah menggagas kegiatan ini.

Alhamdulillah, kreatif anak-anak kita ini, sudah bisa menempatkan keinginannya, potensinya. Semoga nanti akan diteruskan oleh kader berikutnya,” ujarnya.

Menurut Mahmudi, kegiatan ini bisa menjadi langkah awal untuk dibuat sebagai program rutin ponpes agar setiap tahunnya bisa menerbitkan buku.

“Sehingga, buku-buku ini bukan hanya untuk santri-santri yang di dalam, tetapi untuk alumni-alumnu Al-Mubarok yang di luar,” tandas Ketua MUI Kota Serang ini.

Sementara itu, sang pembina kelas menulis, Robi Sugara menyebut tujuan diadakannya peluncuran buku ini untuk menyampaikan pesan kepada semua pihak ponpes bahwa menulis adalah salah satu media untuk mengaktifkan daya imajinasi yang akan membangun kreativitas berpikir.

“Semoga dengan diadakannya kegiatan ini menambah semangat santri untuk membaca dan menulis,” tutur Robi.

Lebih lanjut, Robi mengatakan, kegiatan kelas menulis yang sudah masuk ke dalam ekstrakulikuler ponpes ini akan terus dibina untuk melahirkan karya-karya selanjutnya. Kendati demikian, ia pun meminta pihak ponpes untuk rela mengeluarkan anggaran khusus kelas menulis agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan.

“Semoga Pesantren Al-Mubarok menjadi pilar literasi di daerah Banten,” pungkasnya. (hh)

Editor : Redaksi

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR