Sunday, 26 Sep 2021
  • Selamat Datang di Website Official - Pondok Pesantren Al-Mubarok

Our Story

Pondok Pesantren Al-Mubarok tidak berdiri langsung dengan kemegahan dan fasilitas yang kita saksikan pada saat ini, Al-Mubarok tumbuh dan berkembang berawal dari tumbangnya Orde baru tahun 1997-1998.

Melihat dari kebrutalan massa tawuran antar pelajar dan maraknya pengguna narkoba yang hampir menguasai 2/3 belahan bumi Indonesia.

Melihat fenomena tersebut, maka pengurus yayasan Al-Mubarok serang merasa terpanggil untuk ikut serta memperbaiki moral bangsa dengan mendirikan lembaga setingkat SLTP dengan nama Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang insya Allah akan membangun bangsa Indonesia Yang bermoral.

Yayasan Pondok Pesantren Al-Mubarok adalah lembaga pendidikan dasar yang didirikan oleh Drs. KH. Mahmudi,M.Si, Suradi Hanafi, H.M, sedangkan para pengurusnya Drs. H. Aman Sukarso, M.Si, dan Muhit Achyuni S.Th.I. Dengan merayap penuh keyakinan disertai niat ikhlas,diiringi ketekunan dan ketabahan dari sang pendiri dan pengurus untuk terus berjuang menghadang tantangan,menghalau cobaan yang datang, tidak sedikit tekanan fisik ia dapatkan maupun beban perasaan yang ia rasakan, bendera telah ia kibarkan, layar yang ia kembangkan, pantang baginya mundur kebelakang.

Beragam peristiwa dengan seleksa keprihatinan ia rasakan, bermandi peluh, tak sedikit tetesan air mata bahkan bersimbah darah, bermodalkan keyakinanatas kekuasaan illahi robbi. Ia terus berjalan menatap masa depan. Kini dalam usianya yang ke-20 yayasan Pondok Pesantren Al-Mubarok berdiri diatas tanah seluas 5 hektar dengan sarana dan prasarana yang ada di dalamnya, perkembangan yang sangat pesat ini tidak lain atas perjuangan pimpinan, pendiri dan pengurus Pondok Pesantren Al-Mubarok dengan memperkuat sistem dan disertai asas kekeluargaan dan kebersamaan. Semua itu tidak terlepas dari karunia Allah SWT.

Pondok Pesantren Al-Mubarok tetap eksis mengemban Visi dan Misi nya. Al-Mubarok terus berpacu dengan waktu membawa amanat dan kepercayaan yang di berikan masyarakat. Tujuh belas tahun silam silam menjadi refleksi perjalanan panjang Al-Mubarok perjalanan yang berbalut suka dan duka yang menjadi cerita manis yang tetap terpatri di kedalaman hati, perjalanan yang tetap terkenang selama hayat di kandung badan.

KELUAR